Showing posts with label belajar. Show all posts
Showing posts with label belajar. Show all posts

20110530

Warna urine

Kuning pucat atau kuning gelap : tanda warna urine normal
Hijau : tanda penggunaan obat antiseptik atau anastesi
Jingga : pertanda mengalami disfungsi hati, dibarengi dengantinja berwarna putih
Coklat : tanda kebocoran usus atau kerusakan ginjal
Merah : Kanker

20110527

Aku dan Musik

Mungkin, buat sebagian orang udah pada bosen denger judul ini. Tapi jujur, untuk aku yang baru beberapa minggu lalu nonton setengah-setengah, dan kemarin nonton full dari awal sampai akhir, aku terkesan sama film ini. Termasuk film di dalam film yang ada di situ. Buat anak remaja jaman sekarang, yang beberapanya belum memiliki cita-cita, terutama teman-temanku yang sampai saat ini masih bingung *panggil Sentot!(sorry, dik, bawa-bawa kamu)* belum memiliki cita-cita. Coba pada nonton film ini. Dan renungkan hikmahnya. Walaupun bukan cerita nyata, tapi kita lihat jiri payah sang produser dan sutradara menyampaikan pesan kepada kita.

Betapa untuk sebuah mimpi dan cita-cita orang lain berjuang keras untuk itu. Dari cita-cita dan kemampuan, mereka bertahan hidup. Betapa "gift" yang di kasih Allah SWT itu benar-benar sangat sayang untuk di sia-siakan. Aku, bukan orang yang cepat tanggap dalam hal akademis. Kalau di beri waktu lebih intensif, dan kesehatan yang terus menerus, aku yakin bisa berprestasi di bidang itu. Tapi apa daya, kegiatanku banyak. Banyak hal yang harus dipikirkan *kadang ampe bikin stres*, kelainan atau penyakit, atau apalah yang aku derita ini, seperti ringan tapi benar-benar mengganggu.

Jujur, karena penyakit itu juga, saya yang hobby wushu dan sebenernya suka kepengin belajar menari *sampe sekarang otodidak kalo lagi rajin*. Berarti ada hobby-hobby yang tidak bisa dilaksanakan dan benar-benar terbuang. Padahal dulu latihan fisiknya intens banget, dan aku termasuk yang staminanya lumayan. Akhirnya, karena tidak bisa mengandalkan seni bela diri dan seni tari, berlarilah aku kepada seni musik dan seni lukis.

Kalau yang di Step Up 3d bilang "dance definitly save me", dalam kasus saya "Musik definitly save me". Dari ketidakmampuan bergaul waktu sd, bermain piano adalah pelarian paling aman ketika aku ingin sendiri, ada masalah, dalam keadaan sakit pun aku benar-benar menikmati dan tidak letih bermain piano. Begitu juga sekarang-sekarang. Terutama masalah yang baru-baru ini menonjok mukaku tapi ga bonyok sih, cuman jadi bahan pikiran.

Ternyata aku termasuk anak yang mudah stress, ga enjoy menghadapi masalah, kalau sedih ya nangis, kalo nasteung ya curhat sampe muke merah *tuing* saking kesalnya dengan asap keluar dari telinga kiri dan kanan *lebay tapi kalau dipegang, tiap marah aku seperti orang demam*. Dari stress itu, ketika saya mendengarkan lagu, terutama yang teksnya membangun semangat (co: Born This Way, Lady gaga ; Firework, Katy Perry), yang menunjukan kebebasan (Shut it down, Pitbull feat. Akon), yang membuat tenang (beberapa lagu Depapepe, piano classic Chopin favoritku etude Op10 no.3,Prelude no 15 Raindrops, Nocturne no.2 in E flat, terus satu-satunya lagu Debussy aku tau, Clair se Lune), teks yang meminta perubahan (Lenka : Anything i'm not), dll. Dengan mendengar lagu yang sama dengan situasi keadaan, aku merasa ada nada yang mengerti yang aku inginkan. Kaya misalnya :

A : *nyetel lagu galau*
B : "Aduh Loe tau gak sih, ini lagunya gue Bangeeet, duh enak banget lah ini"
*lagu habis*
B : Bisa diputer ulang ga mba?
A :Eh iya~
Kejadian mengulang lagu tidak akan terjadi sekali, tapi akan dilakukan sampai si galau bosan.

Begitu juga yang aku rasakan, tapi berhubung aku punya hape sendiri, ya nikmatin sendiri aja.

Aku sering buat lagu, jatuh cinta buat lagu, putus buat lagu, senang buat lagu, seuri buat lagu, bete buat lagu, dll. Sayangnya tak satupun dari lagu itu sempat di dengar orang, saya udah lupa tadi lyrics sama chordnya gimana. Tapi itu ga penting, karena dengan eksplor sendiri, aku sering kedapetan chord baru yang indah di telinga, walaupun orang lain udah nemuin, saya belum. Dengan mendengar kita udah dapat belajar banyak hal. Dari mendengar walaupun itu hanya tangisan bayi baru lahir, tapi betapa bersyukurnya kita liat tu bayi sehat "Alhamdulilah ibunya lahir normal, bayinya sehat, ih itu liat lucu bangeet". BEgitu yang aku pikir.

Selera boleh tinggi, tapi dengar juga genre musik orang lain. Pengamen nyanyi dangdut, memang kita terganggu, tapi coba liat. Dengan main musik, dengan kemampuan yang dia bisa, dia makan dari situ. Dangdut juga mulai berkembang di Amerika loh! Jangan salah dengan genre musik yang lari dari india menuju Indonesia, lalu keluarlah genre tersebut dari pita suara musisi Indonesia. Termasuk quotes yang kita mahluk Indonesia pasti tau.
"Begadang jangan begadang, bila tak ada artinya~"


Kalau gatau berarti TERALU. Ha...ha...ha...

Kembali ke topik. Di saat aku masih galau kaya begini, percaya atau tidak, musik benar-benar membuka mataku untuk menerima permintaan maaf orang lain. Betapa waktu sangat tidak berharga ketika kita gunakan untuk galau (The Time, Black Eyed Peas). Berapa waktu yang bisa digunakan untuk mencari ilmu. Aku ada di dalam band S.O.U.L benar-benar membuatku banyak belajar. Curhat menggunakan lagu, ga wasting time, menambah ilmu. Manggung yang terakhir benar-benar aku nikmati. Aku sayang sama mereka yang udah bikin aku ga demam panggung lagi.

Untukku, yang ilmu pianonya masih sekarat ini, masih ingin belajar. Aku suka melukis dan main piano.. Jujur, karena tugas sekolah aku sering menganaktirikan kedua kemampuan yang ini. Padahal di akademis aku ga berprestasi. Tapi aku gamau menganaktirikan mereka lagi. I want to be a profesional. Aku ingin mengajak orang lain bersenang-senang dengan musik.

20110509

Biologi

Sistem Koordinasi

Kelas :xi IPA 5
Absen : 23 Mazaya Yazid



Sistem Saraf
Sistem saraf merupakan sistem koordinasi (pengaturan tubuh) berupa penghantaran impul saraf ke susunan saraf pusat, pemrosesan impul saraf dan perintah untuk memberi tanggapan rangsangan.
Unit terkecil pelaksanaan kerja sistem saraf adalah sel saraf atau neuron
Struktur
Neuron
Setiap neuron terdiri dari satu badan sel yang di dalamnya terdapat sitoplasma dan inti sel. Dari badan sel keluar dua macam serabut saraf, yaitu dendrit dan akson.
Dendrit berfungsi mengirimkan impuls ke badan sel saraf, sedangkan akson berfungsi mengirimkan impuls dari badan sel ke jaringan lain. Akson biasanya sangat panjang. Sebaliknya, dendrit pendek.
Setiap neuron hanya mempunyai satu akson dan minimal satu dendrit. Kedua serabut saraf ini berisi plasma sel. Pada bagian luar akson terdapat lapisan lemak disebut mielin yang merupakan kumpulan sel Schwann yang menempel pada akson. Sel Schwann adalah sel glia yang membentuk selubung lemak di seluruh serabut saraf mielin. Membran plasma sel Schwann disebut neurilemma. Fungsi mielin adalah melindungi akson dan memberi nutrisi. Bagian dari akson yang tidak terbungkus mielin disebut nodus Ranvier, yang berfungsi mempercepat penghantaran impuls.
Neuroglia
Neuroglia merupakan suatu matriks jaringan penunjang khusus, fungsi neuroglia diantaranya adalah memberi nutrisi pada sel saraf. Macam-macam neuroglia diantaranya adalah astrosit, oligodendroglia dan mikroglia.

Cara Kerja Sitem Saraf
Pada sistem saraf ada bagian-bagian yang disebut :
a. Reseptor : alat untuk menerima rangsang biasanya berupa alat indra
b. Efektor : alat untuk menanggapi rangsang berupa otot dan kelenjar
c. Sel Saraf Sensoris : serabut saraf yang membawa rangsang ke otak
d. Sel saraf Motorik : serabut saraf yang membawa rangsang dari otak
e. Sel Saraf Konektor : sel saraf motorik atau sel saraf satu dengan sel saraf lain.
Skema terjadinya gerak sadar
Rangsang -reseptor – sel saraf sensorik – otak-sel saraf motorik-efektor- tanggapan
Sistem Hormon
Hormon merupakan salah satu sistem koordinasi di dalam tubuh dengan menggunakan cairan yang diedarkan oleh pembuluh darah. Dengan menggunakan hormon rangsang lebih lambat diberi tanggapan. Satu kelebihan koordinasi menggunakan hormon yaitu dengan sedikit saja hormon mampu mempengaruhi organ-organ yang menjadi sasarnnya.
-Hipofisa (Pituitary)
Kelenjar ini merupakan kelenjar yang paling banyak menghasilkan jenis-jenis hormon.
Letaknya di otak
Macam hormon yang dihasilkan :
1) Somatotropin: berfungsi mempercepat pertumbuhan
2) Prolaktin : berfungsi mengantar kegiatan kelenjar susu
3) Tireotropin: mempengaruhi aktivitas kelenjar tiroid
4) Adnecorticotropin : mempengaruhi aktivitas kelenjar anak ginjal bagian kortek
5) Gonadotropin: mempengaruhi aktivitas ovarium atau testis
6) Vasopresin: mengatur penyempitan pembuluh darah
7) Oksitosin : mengatur kontraksi otot uterus pada saat melahirkan.
- Kelenjar gondok (kelenjar tiroid)
Hormon yang dihasilkan yaitu tiroksin dan berfungsi mengatur pertumbuhan dan metabolisme. Letak kelenjar di sekitar jakun.
- Kelenjar anak gondok (kelenjar paratiroid)
Terletak di dekat kelenjar gondok. Hormon yang dihasilkan yaitu parathormon dengan fungsi mempertahankan kadar kalsium dan fosfor dalam darah.
- Kelenjar anak ginjal (kelenjar adrenal)
Terletak menempel pada bagian atas ginjal. Bagian kulit menghasilkan kortison yang berfungsi mengatur metabolisme dan mengatur keseimbangan air dan garam.
Sedang bagian sumsum (medulla) menghasilan adrenalin (epinefrin) yang berfungsi mempengaruhi denyut jantung, mengatur otot-otot kandung kencing juga mengatur kadar gula darah dengan cara mengubah glikogen menjadi glukosa.
- Kelenjar Pankreas
Kelenjar pankreas bagian pulau-pulau Langerhans menghasilkan hormon insulin. Fungsi hormon ini mengatur kadar gula darah dengan cara mengubah glukosa menjadi glikogen.
- Kelenjar kelamin
Pada laki-laki
Terletak dibagian testis. Hormon yang dihasilkan yang terpenting yaitu testosteron yang berfungsi mempertahankan proses pembentukan sperma dan menumbuhkan cirri-ciri kelainan sekunder
Pada wanita
Terletak pada ovarium. Hormon yang dihasilkan :
1) Estrogen, untuk mempertahankan pembentukan ovum dan cirri-ciri kelainan sekunder
2) Progesteron, mengatur pembentukan plasenta dan produksi air susu.
Sistem Indera
Indera berperan sebagai reseptor, yaitu bagian tubuh yang berfungsi sebagai penerima rangsangan. Ada lima macam indera yaitu :
• Mata, sebagai penerima rangsang cahaya (fotoreseptor)
• Telinga, sebagai penerima rangsang getaran bunyi (fonoreseptor) dan tempat beradanya indera keseimbangan 9statoreseptor)
• Hidung, sebagai penerima rangsang bau berupa gas (kemoreseptor)
• Lidah, sebagai penerima rangsang zat yang terlarut (kemoreseptor)
• Kulit, sebagai penerima rangsang sentuhan (tangoreseptor)
Tiap indera akan berfungsi dengan sempurna apabila :
1. Indera tersebut secara anatomi tidak ada kelainan
2. Bagian untuk penerima rangsang bekerja dengan baik
3. Saraf-saraf yang membawa rangsang dari dan ke otak bekerja dengan baik
4. Pusat pengolahan rangsang di otak bekerja dengan baik.
Mata
- Letak mata didalam rongga mata yang dilapisi/beralaskan lapisan lemak
- Mata merupakan penglihatan untuk menerima rangsang cahaya
- Bagian mata yang peka terhadap cahaya adalah bagian bintik kuning yang terdapat pada lapisan retina.
- Kita dapat melihat benda setelah rangsang cahaya diterima retina tepat pada bintik kuning, kemudian rangsangan diteruskan oleh urat saraf otak ke pusat penglihatan di otak
-
Telinga
- Telinga adalah tempat beradanya indera pendengaran yang memiliki saraf pendengaran
- Telinga terbagi menjadi tiga bagian yaitu telinga luar, telinga tengah dan telinga dalam.
- Pada bagian rumah siput tersebut terdapat ujung saraf yang berhubungan dengan pusat pendengaran
- Didalam telinga juga terdapat alat keseimbangan yang terletak pada tiga saluran setengah lingkaran.
-
Kulit
- kulit berfungsi sebagai indera perasa dan peraba
- kulit peka terhadap rangsang yang berupa panas, dingin, tekanan, sentuhan dan sakit/nyeri
Lidah
- Lidah berfungsi sebagai indera pengecap
- Indera pengecap tersebut terletak pada bagian permukaan atas terbagi menjadi beberapa daerah yang peka terhadap rasa yang berbeda-beda (manis, pahit, asin dan masam)
- Permukaan lidah juga dapat merasakan panas, dingin, kasar, halus dan nyeri.
-
-Hidung
- Hidung berfungsi sebagai indera pembau
- Ujung-ujung saraf pembau terletak pada selaput lender rongga hidung bagian atas, kerang hidung atas dan permukaan atas kerang hidung yang tengah.
- Pada ujungs araf pembau terdapat selaput lender yang berfungsi sebagai pelembab
- Bau yang busuk pada rongga hidung waktu kita menarik napas ditangkap oleh ujung saraf kemudian dibawa ke pusat pembau di otak sehingga kita dapat menerima rangsang bau.
Kelainan dan Penyakit Indera
➔ Miopi atau rabun jauh
Yaitu kelainan pada mata dimana bayangan yang dibentuk oleh lensa jatuh didepan retina. Kelainan ini terjadi karena lensa mata terlalu cembung atau garis tengash mata panjang. Kelainan ini dapat ditolong dengan menggunakan lensa negatif
➔ Hypermetropi atau rabun dekat
Yaitu kelainan mata dimana bayangan yang dibentuk oleh lensa jatuh dibelakang retina. Kelainan ini terjadi karena lensa mata terlalu pipih atau garis tengah mata pendek. Kelainan ini dapat ditolong dengan menggunakan lensa positif.
➔ Presbiopi
Yaitu kelainan pada mata karena tidak elastisnya lensa mata untuk berakomodasi. Penderita kelainan ini biasanya menggunakan lensa ganda yaitu lensa positif dan lensa negative.
➔ Rabun Senja
Kelainan pada mata karena defisiensi vitamin A. Akibatnya penderita kesulitan melihat benda saat terjadi perubahan dari terang ke gelap atau saat senja
➔ Katarak
Yaitu mengaburnya lensa mata, yang dapat disebabkan oleh kekurangan vitamin B atau juga factor usia.

Sumber :
http://gurungeblog.wordpress.com/2008/11/03/sistem-koordinasi-dan-alat-indera-manusia/

http://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_saraf

Search Engine :

www.google.com