Manusia itu irit
Telinga dua, dipakai satu
Lubang Hidung dua, dipakai satu
Mata dua, digunakan sebelah
Tapi,
Manusia itu tak pernah puas
Mulut satu dijadikan banyak
Wajah satu digandakan
20160522
Manusia Itu
20160507
Balada Sirkus
Saya lagi seneng-senengnya dengerin lagu Yura sealbum. Menurut saya lagu-lagunya sangat menarik, sementara yang populer di masyarakat itu sepertinya memang dia buat lebih sederhana supaya mudah dicerna masyarakat, tapi menurut saya sebagai penikmat musik sih biasa saja. Saya lebih tertarik mendengar lagu lain dialbumnya, apalagi lagu dengan bahasa sunda Kataji, asik banget. Keruh di Air Jenuh juga salah satu favorite saya. Tapi ada dua lagu yang menarik perhatian saya, yaitu Jester Suit dan Balada Sirkus.
Sebenarnya saya juga belum mencari lebih jauh tentang arti kedua lagu tersebut. Yang pasti untuk lagu Jester Suit, itu mengenai seseorang yang bekerja menggunakan baju badut yang selalu tersenyum dan menghibur banyak orang , tak penting baginya orang tau siapa dia, yang terpenting adalah orang senang karena dia. Sementara lagu Balada Sirkus menceritakan tentang seorang pemain akrobat dalam rombongan sirkus yang menaruh hati pada seorang penonton, dia tidak tahu apakah penonton itu akan datang, tapi dia tetap tampil professional.
Menurut penerawangan saya (jeng jeng), kedua lagu tersebut menggambarkan suatu perasaan yang tulus. Kadang kita mengenal orang disekitar kita yang menggunakan jester suit (kasarnya sih, senyum palsu). Saya kenal beberapa orang yang saya tau hidupnya berat, tapi dia menjadikan dirinya orang yang lucu(memang lebih lucu) untuk memuaskan dirinya karena dari pada bersedih, dia akan ikut senang bila orang lain senang. Bahkan salah satunya adalah ibu saya. Menurut saya orang yang menggunakan Jester Suit adalah orang-orang yang sangat kuat. Kalau saya pribadi tidak begitu sanggup menjalani hari dengan Jester Suit. Selain karena saya kurang lucu, tapi karena saya orang yang cenderung jujur dan tidak dapat menyembunyikan emosi dengan baik.
Maka dari itu, saya pribadi lebih kepengin menjadi pemain akrobat dalam Sirkus(kiasan). Pekerjaannya lebih dinamis (walaupun beresiko), terlatih dan bertalenta. Walaupun sebenarnya, masih jauh sifat saya untuk menjadi pemain akrobat, kadang saya menjadi orang yang baik hanya supaya terlihat baik di mata beberapa orang saja, tidak maksimal disetiap performance. Jika saya pemain akrobat betulan, mungkin saya adalah orang yang paling dekat dengan kematian hahaha...
Maka dari itu, lagu Balada Sirkus merupakan pengingat untuk saya, untuk selalu lakukan yang terbaik, tidak perlu berekspektasi teralu jauh, berlaku total di tiap hal tidak akan rugi, dan menjalankan setiap harinya sebagai orang yang tulus.
Ada quotes yang pernah saya dengar entah baca dimana, walaupun sebenarnya quotes ini bertema percintaan "seorang laki-laki itu kodratnya mengejar cinta, jadi kalau ingin segera punya pacar, jadi pribadi yg baik dan kejar cintanya sampai dapat, sementara perempuan itu kodratnya dikejar, jadi kalau ingin segera dapat jodoh, maka perbaiki diri, agar pantas untuk dikejar"
Sepertinya sih quotes ini(menurut saya) dapat dijadikan acuan untuk hal lain, berubah, menjadi pribadi yang baik supaya pantas ada di masyarakat, supaya pantas jadi teman, supaya pantas menjadi anak, supaya pantas menjadi murid, dan pengakuan itu adalah bonus. Saya pribadi sebenarnya tidak tau sudah berubah sampai dimana, dan saya juga tidak tau batas waktu yang ditentukan Allah SWT untuk saya... Dan yang bisa kita lakukan hanyalah "just keep swimming" kalau kata Dori mah... Hahahaha... Mari kita hargai orang yang sudah berhasil menjadi sosok-sosok dalam lagu Balada Sirkus dan Jester Suit disekitar kita. maap bahasannya geje... Udah lama ga nulis... Masih adakah yang membaca blog ini? Ckckck
"Jester Suit"
Here comes a new day
With the same suit
He must go to Neverland
Here comes a new day
With the same suit
With bad feeling
With bad feeling
All day long without smiling
He still couldn't entertain the children
All day long without smiling
Not to worry life's flat everyday
They don't know who I am
They should know me
They don't know who I am
They should know me
And just like I'm happy
To make them happy
People love my suit
My jester suit
All day long without smiling
He still couldn't entertain the children
All day long without smiling
Not to worry life's flat everyday
They don't know who I am
They should know me
They don't know who I am
They should know me no no
And just like I'm happy
To make them happy
People love my suit
My jester suit
I wish my face just like my suit
Never ever stop smiling at everyone
People love my suit
My jester suit
(Music)
They don't know who I am
They should know me
They don't know who I am
They should know me no no
And just like I'm happy
To make them happy
People love my suit
People love my suit
People love my suit
My jester suit
My jester suit
My jester suit
My jester suit
"Balada Sirkus"
Malam ini ku akan akrobat
Dengan hidung merah tomat
Jangan sampai terlambat
Kau sungguh siap hati hati kau terpikat
Bercinta dengan singa terlatih
Bersepeda roda satu
Menari-menari di atas tali
Ku tak takut jatuh, tak takut jatuh
Aku lebih takut jatuh tanpa dirimu
Reff:
Musikku terus berbunyi
Tubuhku terus aktraksi
Walaupun tak tahu pasti
Adakah kau datang datang malam ini
Reff II
Musikku terus berbunyi
Tubuhku terus aktraksi
Walaupun tak tahu pasti
Adakah kau akan datang, ingin kau datang
Saksikan ku di balada sirkus
Wajahku tertutup make up
Hempas tubuhku, acara ku tangkap
Hadirmu membuatku lengkap
Namun rasaku padamu tak kan pernah terungkap
Tak apa asal kau tertawa
20160421
4 Tahun Berlalu
20131126
Pergi Teralu Jauh
Selamat petang, para penghuni negeri dongeng sekalian. Aku dari dunia manusia, membawa kabar buruk. Aku diusir. Aku tidak cocok berada di sini. Sudah teralu banyak kesalahanku. Memaafkanku pun mereka tidak punya waktu.
Hai penghuni negeri dongeng yang masih setia mendengarkan aku. Realita itu pahit kalau kalian mau tau. Aku tidak bertemu pangeran tampan*, , guardianku pergi entah kemana, aku tidak bertemu kurcaci, dan tidak bertemu happy ending.
Aku tidak tau cara pulang, aku terpaksa harus bertahan di sini. Walaupun aku masih punya beruang tour guide dunia nyata yang selalu sakit perut (dia anak kost dan sering kesulitan soal makanan), Mr. Gnomehidup berukuran jumbo seberat 93kg yang selalu membantuku (dipanggil melalui sms/bbm kalau sedang tidak kuliah atau nugas = 15 menit sehari dikurangi waktu pending sms/bbm) , dan juga lelaki tampan*. Bersama mereka, hidupku "sedikit" lebih berwarna. Hanya saja mereka tidak bisa selamanya ada untukku (aku terhalang dengan kata "gengsi" dan "modus"). Aku juga bertemu dengan lelaki penebang pohon, dan si lelaku hutan (mereka sama sekali tidak menolong, walaupun keduanya kadang membuatku tertawa dan senang)
Aku menyesal pergi dari negeri dongeng. Sekarang aku harus menerima konsekuensinya dan tetap berada di sini. Aku kehilangan kakek panda (sekarang dia sudah punya cewe), si gendut fifi (sudah teralu sibuk dengan dunia perkuliahannya), si badan kekar berjiwa bayi, dan juga kehilangan si tampan pemain piano yang tidak gay.
Aku kehilangan senyumku. Aku pergi teralu jauh. Hanya si kuma yang membuatku ingat dimana aku berasal, tapi sekarang dia sudah teralu sibuk kuliah akutansi dan kehidupan berorganisasinya.
Semua kabar buruk ini berasal ketika aku bertemu dengan Nona Selalu benar. Dia putri di sini. Baik, cantik, pintar, tapi tegas, berteman dengannya adalah salah satu best partnya. Tapi dia menemukan bahwa Nona Selalu Salah adalah aku. Dia kecewa dan tidak mau berteman denganku lagi. Aku kerap kali teledor, membuat ramuan yang salah, hampir mencelakakan orang, menjatuhkan barang-barang mahal, lancang pada raja, kira-kira seperti itu kesalahanku. sisanya tidak suka padaku karena kesalahanku yang merepotkan.
Hai penghuni negeri dongeng, Doakan aku kuat ya, Doakan supaya aku menjadi Nona Selalu Salah yang lebih sering berbuat benar (aku boleh salah kadang-kadang, kan?). Doakan supaya aku tidak lupa untuk tersenyum, selalu semangat dan tidak pernah berputus asa, doakan aku bertemu pangeran yang tidak perlu tampan (bahkan tidak tampan sama sekali pun tak apa, hahaha). Doakan aku yang terbaik... terima kasih...
*disini, yang tampan itu gay
20130324
Reason
HUA ! Udah berapa lama aku gak nge blog ?? aku aja gak inget kapan terakhir aku nge post, dan cerita apa, yang pasti kayaknya di antara teman-temanku , tinggal aku seorang yang belum bercerita tentang my collage live. Hahahaha.
So, sekedar cerita, waktu aku masih SMP, baru keterima masuk SMA di SMAN4 Bandung, asalnya nggak ikhlas banget, why? Soalnya itu bukan SMA aku, apa daya nem tak sampai, terdamparlah aku di sana, di sebuah lokasi padat penduduk, sekolahku yang bersebelahan dengan toko plastik dan apotik, dan lautan motor di jalan raya yang dibuat oleh murid-muridnya karena tidak ada lahan parkir. Kok kesannya sedih banget, menerima kenyataan harus bersekolah di situ? Dalam ketidakikhlasanku, mama bilang " Terkadang, ketika kita terdampar di sebuah lokasi yang nggak kita suka, kaya kamu sekarang ini, bukan berarti kamu gak pantas dapat yang kamu mau, tapi mungkin tempat itu yang membutuhkan kamu buat jadi orang hebat di sana." . Dari situ aku mikir, i have to do something, yang berguna , apapun itu. Berawal dari aktif di satu ekskul wajib, selama 3 tahun, akhirnya aku menjalani 4 ekskul sekaligus, dan di masing-masing ekskul yang kujalani, aku berhasil mencatat prestasi. Haha, bukan sombong, toh prestasi yang aku buat bukan sesuatu yang penting untuk diingat, tapi setidaknya hal-hal itu yang bisa membuatku happy ada di sana, bangga pernah bersekolah di sana, dan punya banyak sahabat, lebih dari yang kupikirkan sebelumnya.
Tiga tahun berlalu sejak kata-kata itu mengalir dari mulut mama. Kejadian yang sama, terulang lagi. Aku gak diterima di universitas yang aku pilih. Membuatku terdampar di lokasi gersang, padat penduduk, lagi, kampus ITENAS Bandung, almamaterku tercinta. Aku mikir, kalo lagi ngumpul sama temen SMP atau SMA, kok kayanya univ aku tuh paling gak kece, bener-bener gak ada apa-apanya sama mereka. Aku cuman bisa berdoa, Ya Allah, kalau memang tempat ini butuh aku, dan tempat ini memang baik buat aku, Please show me!
And God always listen, doa anak terdampar ini dijawab. Berawal dari pengenalan unit, aku udah jatuh cinta sama unit yang satu ini. Tadinya aku sempat berpikir, gak usah ikut unit, kuliah doang juga pasti cape, kalo nambah masuk unit lebih cape. Di pengenalan unit itu, mereka gak banyak bercerita, mereka gak banyak promosi, suara mereka yang menggema di gedung serba guna kampus ini, cukup menjelaskan, kegiatan apa saja yang ada di sana, apa saja yang aku dapat ketika aku ada di dalamnya.
Hingga akhirnya, beberapa anak diramaikan dengan dibukannya pendaftaran untuk unit itu di buka. Dari jurusanku saat itu yang berminat banyak sekali, mereka beli formulir di Studeng Center (disingkat SC) , di sekre lantai 2. Waktu itu aku termasuk yang telat daftar, dengan alasan " gatau SC dimana (sebenernya tau) , gatau sekrenya yang mana (bolak balik ke sana pake muka memelas kayak kucing gak dikasih makan + muka anak ilang --> ekspresi favorite)." Entah jodoh entah apa, sore itu, sore yang aku lupa, hari, dan tanggalnya, pokoknya sore, aku berjalan sendirian ke sana, mencari formulir, hingga akhirnya anak malang nyaris nyasar di SC ini , dipungut sama teh Azni (waktu itu belon tau namanya). Aku beli lah formulir itu seharga 10 ribu, terus, 10 ribu lagi buat Dinda.
Jinggaswara Itenas
PSM (Paduan SuaraMahasiswa)
Ahahaha, entah kenapa, formulir seharga 10 ribu itu bisa membuat euforia tersendiri buat seorang anak yang nyaris mati nyasar di SC. Dan yang paling bikin aku happy, ketika membaca pertanyaan di formulir "pengalaman bermusik anda:" , pertanyaan paling mudah dan paling semangat aku isi. HAHAHA! Setelah itu , seharusnya aku menjalankan semacam rangkaian tes, sekedar penentu range suaraku bisa setinggi atau serendah apa. Tapi aku gak ikut, soalnya kesorean, dan masih harus nugas.
Entah jodoh entah apa, ternyata kesempatan buat kumpul, dan ambitus (pembagian range suara, Sopran (nada tinggi), Alto (nada rendahnya cewe), Tenor (Nada tingginya cowo) Bass (suara cowo macho)) susulan, masih ada (Thanks God!). Di hari itu, aku dinobatkan menjadi, anak sopran 2.
Waktu kumpul pertama, rudet, banyak banget orang, dalem hati aku mikir, kalo gini caranya, butuh seleksi alam, dan bakal perlu audisi buat tampil di acara-acara, karena , kalo nyanyi di panggung dengan anggota 100 orang lebih, namanya demo, bukan paduan suara.Kalau masuk unit, ujung-ujungnya kalah seleksi sih, sama aja buang waktu, dan ngedenger program-program dan penjelasan dari kakak-kakak dan pelatih, ini gak main-main (dalem hati : wah rame nih, haha! gak boring!)
Awal-awalnya latihannya geje abis, dari beberapa partitur yang di kasih, lagu gak beres-beres (belakangan baru tau, ternyata kakak-kakaknya sibuk ngurusin hal yang lebih penting, jadi banyak latihan tertunda). Akhirnya karena bosan, aku berinisiatif menerjemahkan partitur-partitur itu ke piano. Di piano, segalanya terasa mudah, pencet aja not apa yang diminta, hitung ketukan, sesuai partitur, gak pake fales, gak pake kehabisan nafas, dan kenyataan itu berbeda dengan bernyanyi. Akhirnya aku sadar, PSM ini bukan sekedar paduan suara, yang tampil setiap hari senin, sekedar menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mengheningkan Cipta, ditambah lagu wajib nasional.
Target terdekat dari situ adalah menyanyi untuk wisuda, setelah itu kompetisi Nasional di UI. Berhubung kuliah sampai sore biasanya rata-rata sekitar jam 5 an, latihan dimulai setelahnya, yang berarti, waktu nugasku berkurang, dan intesitas latihan selalu bertambah, dari seminggu sekali, seminggu 2 kali, setiap hari, di hari kerja , hingga akhirnya sabtu minggu pun latihan. Seleksi alam dimulai, bukannya tergoda untuk ikut mengundurkan diri, aku malah hepi (sainganku berkurang!) . sibuk-sibuk membagi waktu, aku lebih mementingkan kuliah dan ikut jinggas, dibandingkan ikut acara angata, atau acara di jurusanku sendiri. Membuat aku sedikit diremehkan dan dikucilkan di angkatanku, beberapa dari mereka tidak memberikan toleransi, tidak mendengarkan alasan apapun, yang mereka tau, hanya aku tidak aktif berpartisipasi di acara angkatan. Alhasil, aku berjuang untuk latihan menyanyi hingga larut, didalam pendapat buruk orang lain. Dan tidak hanya itu, aku menjalani semuanya, dalam keadaan sakit, selama sebulan, gak sembuh-sembuh. beberapa kali aku bertanya, ngapain cape-cape kayak gini?! aku jawab : gak taaauuu! pokonya maya pengen begini, latihan nyanyi sampe bisa, sampe hebat, sampe keren, biar orang lain denger!
Hari H wisuda, aku berusaha menyanyi, seolah tidak ada masalah, aku dalam keadaan sehat, semua baik-baik saja. Ada alasan kenapa aku gak bilang kalau aku sakit, aku pikir, ketika kita memiliki faktor x sebuah kelemahan yang tidak dimiliki orang lain, yang dipilih pasti orang lain kan? makanya, demi mendapatkan pengakuan, aku berusaha memberikan yang terbaik, apapun itu. Acara wisuda selesai, kami mendapat apresiasi baik. tapi bukan itu yang aku cari. Yang aku cari adalah untuk seleksi kompetisi UI.
Setelah itu latihan kami bertambah, memang kami hanya akan menampilkan 3 lagu. tapi sulit untuk kami, terutama yang angkatan 2012 , karena satu diantara lagu itu , diwajibkan menggunakan gerakkan. menyanyi sambil bergerak itu susah loh, haha, bukan kayak cherybell dan sejenisnya. Ini lebih dari itu, lebih dari sekedar hura-hura di atas panggung.
diantara banyaknya peminat, aku berhasil masuk 50 besar seleksi untuk 35 orang terpilih, dan dari 50, aku berhasil mencapai 35 orang yang masuk seleksi. Sedih memang tidak semua peserta, dan teman yang kuharap lolos seleksi, malah gak lolos. why? karena senior didahulukan, lagi pulaaa, kualitas kakak senior itu jauuuuuh dibandingkan yang 2012.
latihan demi latihan aku lewatkan dengan perasaan tidak puas, ketika aku berusaha benar, yang lain salah. Dan ternyata problemnya adalah, kakak-kakakku tersayang ini dulu, pelatihnya beda, bukan Ka Rita Sama Kak Lucy, jadi, mereka belum adaptasi, nah, kami yang 2012 ikut-ikutan kakak-kakaknya, dan Problem ini dibawa sampai ke kompetisi.
Di hari H kompetisi, kami menampilkan yang lebih buruk dari latihan. semantara, kompetisi ini sangat-sangat berarti untuk kami kedepannya. Kami hanya bisa pasrah, apapun yang terjadi kami terima.
Sore itu pengumuman akan dibacakan. Juri naik ke atas panggung, sementara kami gemetar.
Juri : Dibacain juara 1, 2, 3, nya atau 24 besaar?!
orang-orang: 24 besaaaarrr!!!!!!!!!!!
blablabla dan akhirnyaaa dibacakan lah pengumuman itu..
mungkin kami yang ke 24
24. ...
23. ...
22. ..
bukan kami...
21. ...
20. ...
mungkin kami di nomer belasan
19. ..
18. ..
17. ..
15. ..
ke berapa yah? (mulai nangis)
14. ..
13. ..
ASTAGHFIRULLOOOOOOHH!!
12.
MASUK 10 BESAR GAK YAAAAAHH?!
11. ..
Allah hu akbaaaaaaaaaaaarrr!!!
10. ..
10 BESAAAAAARR YA ALLAAHH!! (makin nangis)
9. ...
8. ..
7. ..
mungkin kami ke 6
6. ..
mungkin ke 5
5. ..
hah?!
4. ..
WHAAAAAAAAAAAAAAA 3 besaaaaaaaaaarrr!!!!!( pada teriaaak sambil nangis semua!)
3. JINGGASWARA ITENAAAS
TERIMAKAAAASIIIIHH YAAAAA ALLLAAAAAAAAAAAAAAAAAAAHHH!!!
2. UPH (kalah di modal)
1. UPI (kalah karena mereka mahasiswa jurusan musik)
Gilaaa!! baru masuk kuliah beberapa bulan udah dapet prestasi tingkat nasional, aku gaaaaak percayaa hahaaa!!!! Tapi sumpah! Hepi banget! Perjuangaan akuuu haha!! membuahkaan hasiiill!! HOREE IH WAAW!! hahaha! suuut ah.
intinya adalah, kalau memang disini jalan perjuanganku, kalau memang ini adalah alasan kenapa aku terdampar di sini, aku rela ngeluarin apa aja, hanya supaya, hidup aku ada WAWnya, Allah ngasih kesempatan aku hidup bukan untuk akhirnya mati, tapi untuk sesuatu sebelum mati. Kalau kesempatanku di sini masih ada Ya Allah, biarkan aku bermimpi di sini...
20121013
20120928
Semua Ada Waktunya
Untuk sebagian orang, jatuh cinta adalah sesuatu yang menyenangkan, mengasikan, dan menarik untuk digeluti, tapi tidak untukku. Kenapa? Mungkin karena aku teralu sering gagal. Mungkin karena aku tidak punya bakat soal itu. Atau memang mungkin, aku belum bertemu dengan yang pas denganku. Semua terasa seperti omong kosong. Harapan palsu. Sesuatu hal yang benar-benar tidak cocok untuk kumiliki atau aku rasa.
Jadi aku sedang membicarakan tentang seorang laki-laki di depan sana. Seseorang yang sedang bermandikan keringat sambil berlari mengejar bola plastik kecil yang bergulir lancar di lapangan futsal sore itu. Kulitnya hitam karena sering terpapar sinar matahari, tinggi namun tidak berisi, dengan sorot mata yang tajam menatap lurus ke depan, tepat ke arah seseorang berbaju kuning dengan kuda-kuda , siap menjaga gawang, kapanpun bola ditendang. Kakinya dibentangkan jauh ke belakang lalu di ayun ke depan, tepat mengenai bola yang langsung melesat cepat melewat tangan kiper berbaju kuning tadi. Gol. Riuh teriakan setelah peluit berhenti, tepat saat permainan akhirnya dihentikan. Dia berhasil lagi, membawa kemenangan untuk kampusnya. Aku berdiri di balik tiang penyangga tribun penonton sambil bertepuk tangan ditambah lompatan-lompatan kecil saking senangnya.
Nandika.. namanya Nandika. Anak sekompleks denganku, lebih tepatnya teman masa kecil. Hanya teman.. itu pun di masa lalu. Tapi aku selalu bangga padanya. Aku senang melihatnya bermandikan keringat seperti itu. Aku senang saat dia berlari cepat mengejar bola dilapangan, aku senang dia yang gigih berlatih dan selalu siap menerima tanggung jawab sebagai kapten kesebelasan. Gigih, mau berjuang, demi cita-cita dan teman perjuangan.
Seorang perempuan berambut panjang dengan kaki yang jenjang menyodorkan sebotol air mineral yang tutupnya sudah terbuka setengah. Dika menerima sambil tersenyum pada perempuan itu, lalu meminumnya, setengahnya lagi ia banjurkan ke kepalanya. Dia berkata sesuatu kepada perempuan itu, seperti menggodanya. Perempuan itu hanya tertawa ringan lalu melemparkan handuk kecil dengan kasar, lalu berjalan pergi. Dika hanya tersenyum geli lalu mengejar perempuan tadi. Aku hanya bisa tersenyum juga menyaksikan itu, mengharapkan keajaiban, aku yang menggantikan posisi perempuan ini. Jabatan yang kuimpikan, menjadi kekasih dari atlet futsal ini.
Ini sudah kebiasaanku sehari-hari, seperti seorang stalker, mengikuti gerak geriknya kemana-mana. Sayang, dia tidak pernah menyadari keberadaanku, mungkin saja tidak akan pernah. Namun, namanya juga harapan seorang pemimpi seperti aku, semua kejadian dan penantian ini aku jalani dengan pasrah. Seperti seseorang yang berjalan pelan di atas bara, padahal panas dapat menyebar dalam waktu kurang dari 2 detik. Kunikmati setiap detik, panasnya telapak kakiku menginjak bara itu, panasnya hatiku ketika aku harus cemburu pada perempuan itu, yang aku yakin, rasanya aku masih punya sopan santun lebih baik dari pada perempuan itu. Aku tidak ingin mempertanyakan, kenapa dia memilih perempuan itu.. mungkin memang disinilah aku harus berdiri, dan disanalah dia harus berdiri juga.
Aku mengikutinya dari belakang, bersembunyi di balik pohon, lalu pindah ke pohon lain supaya bisa mengikuti Nandika dari jarak yang pas tanpa menggaggunya. Dia masih bersama perempuan itu.. namun perempuan itu nampak murung dan tidak menanggapi kata-kata Nandika. Dika terus mengejar perempuan itu, hingga akhirnya perempuan itu duduk di bangku tangan. Dika berbisik sesuatu, lalu pergi. Sepertinya pergi menuju sebrang jalan. Mungkin membeli minuman untuk si perempuan.. tapi tak apa, aku ikuti saja.
Laju kakinya yang jenjang sangat cepat, hingga aku berlari kecil mengejarnya, padahal dia hanya berjalan cepat, terburu-buru malahan. Rasanya lama kelamaan dia berjalan semakin jauh hingga aku tertutup kerumunan orang lalu kehilangan punggungnya untuk beberapa detik. Aku mencarinya, menoleh, kekanan ke kiri secara cepat, menyisir jalanan, lalu menemukannya kembali. Menemukan ia berjalan di tengah jalan, hingga sebuah bus melaju menghantam tubuhnya. Menyeretnya hingga beberapa meter.
Aku hanya terpaku, diam beberapa detik dari kejauhan. Darah. Darah itu terlihat sangat segar, mengalir, membasahi aspal menjadi kemerahan. selang beberapa detik, tubuhnya sudah tertutup kerumunan dan teriakan orang-orang sekitarnya. Beberapa orang berlari ke arah bus lalu terlihat marah-marah pada supir.
Aku berlari, mendekat ke arah kerumunan orang. Dimana dia... kemana dia... apa yang akan terjadi sesudah ini?
Aku menerobos kerumunan itu, lalu mendadak sepi, rasanya seperti berpindah ke tempat lain, aku tidak bisa mendengar suara kerumunan manusia tang terlihat ricuh, hingga aku melihat sosok nandika, yang secara tiba-tiba muncul didepanku. Dia menoleh, lalu terperanjat kaget. Begitu juga aku. Berarti.. sekarang... aku dan Nandika, ada pada dunia yang sama? Apa ini keajaiban yang aku nanti? Lalu pada akhirnya Tuhan memberi aku waktu untuk bersamanya?
Aku melihatnya lagi.. secara tiba-tiba.. setelah aku melewati saat-saat menyakitkan, lalu aku mendengar teriakan banyak orang, dan melihat tubuhku yang hancur, berlumuran darah, dan sudah tidak berbentuk lagi. Aku menoleh dan mendapatinya berdiri kaku dibelakangku. Dia.. cinta pertamaku, teman semasa kecilku, yang setauku dia sudah mati beberapa tahun lalu karena kecelakaan lalu lintas, tertabrak bus dan terpental beberapa meter. Sekarang aku melihatnya lagi, entah bagaimana caranya. Atau aku sudah mati? dan berada di dunia yang sama dengannya?
20120927
Buat Tugas Konstruk
20120922
Cerita Lelaki
"Jadi, may, ini kucing aku, lucu kan?" Seorang laki-laki menyodorkan blackberrynya menunjukan gambar seekor kucing kecil berwarna abu meringkuk tidur dengan nyaman di lantai. "Ih, lucu banget!" aku menjawab antusias seperti baru pertama kali lihat kucing lucu, padahal dimataku semua kucing itu lucu.
"Tapi ini mati kemarin, mau liat burung elang punya raka, gak?" aku menjawab dengan anggukan singkat. Dia mencari-cari gambar di ponsel itu, lalu menyodorkan ponselnya lagi seperti tadi. Gambar seekor burung elang berwarna coklat berdiri tegap di tangan pemiliknya. "Ih keren!" lagi-lagi aku memberikan ekspresi antusias. "Yang ini kabur, mau lihat tupai punya raka, gak?".
"Tupainya masih ada di rumah raka, gak?" .
"Masih, kalau tupai masih ada"
"Ya udah aku mau lihat"
Sekarang gambar tupai sekepal tangan, bermata besar, berbuntut panjang itu memenuhi layar ponsel.
"Raka pengen pelihara sugar glider, maya tau gak?"
"Iya tau, tapi aku lebih kepingin pelihara burung hantu"
"Pelihara aja, mau Raka cariin, gak?
"Gamau, gamau ngasih makan.. makannya jangkrik, aku geli sama jangkriknya"
Begitulah pembicaraan yang tidak begitu panjang dan penting sore itu, di kampus, waktu nongkrong sama anak-anak dkv di tribun basket. Disaat teman sejurusanku sudah pulang, menyimpan tenaga untuk kuliah dikeesokan hari, aku lebih memilih untuk diam menikmati angin di tempat ini, mendengarkan cerita banyak orang sampai sekitar jam 7 malam, baru pulang.
"Maya, hayu temenin aku makaaan" suara laki-laki lain yang badannya lebih besar tiba-tiba terdengar setelah curhatan Raka tentang dunia fauna selesai. Nah, mahluk yang hobbynya main basket dan makan ini ceritanya banyak, waktu ceritanya juga beragam, biasanya sore-sore dia minta temenin makan, terus sambil makan dia bakal cerita, kemarin, aku harus mendengarkan ceritanya di telepon selama satu setengah jam. Ceritanya macem-macem walaupun paling banyak tentang mantannya, maklum lah, namanya juga belom move on, baru putus, sih.
"Gimana sih, cewe itu ngebingungin!" dari nada bicaranya, terdengar ini suara seseorang yang sedang kebingungan "alfi, kamu kurang ini, kamu kurang itu, kamu ga dewasa" dia menirukan suara orang lain, sementara aku hanya diam sambil menganggukan kepala tanda mengerti walaupun yang aku tau dia tidak akan lihat karena ini di telepon. "kenapa sih cewe ga bisa ngertiin cowo?!" nada bicaranya makin tinggi. Sepertinya dia lupa dia sedang berbicara dengan seorang perempuan.
Haduh, macam-macam deh ceritanya, ada juga yang tiba-tiba curhat tentang wall climbing di eiger cihampelas, padahal itu sekitar jam 11 malam.
"Kamu harus coba, may!"
"Aku gamau, dim, ntar turunnya gimana, kalo kaya pas dulu pramuka aku gamau ah" kataku sambil mengingat kejadian aku menangis di ketinggian 12 meter dan berteriak "aku gamau turun! gamau! gamau! naik lagii ajaa!!"
"tenang aja, kalo di sini yang ngatur turunnya bilayernya, jadi pelan-pelan, jadi bisa liat bandung dari atas, kayak di TSB"
"Ya udah , kapan-kapan aku coba"
Entah kenapa, aku memang cenderung lebih senang mendengar curhatan anak laki-laki dari pada perempuan. Menurut aku, yang keluar dari mulut mereka itu murni, bukan drama, walaupun kadang ada laki-laki yang cerita atau berbicara tentang kejujuran dengan sentuhan drama, dan itu benar-benar tidak menarik untuk didengar. Tanpa sadar aku memperhatikan perilaku dan gerak-gerik mereka. Pantas saja mudah untukku untuk mencintai seorang lelaki, menurutku mereka sangat menarik, dan memang lebih menarik kalau bisa memiliki seorang dari mereka, beserta kebiasaan dan kejadian uniknya. aku senang melihat mereka antusias menunjukkan sesuatu, yang biasanya ditolak oleh perempuan lain, namun bisa kuterima dengan baik. Seperti Ian yang tiba-tiba memperdengarkan lagu yang benar-benar full of scream, setengah alternative, setengah heavy metal. "Ini may, video pas jaman-jamannya alternative, digabungin heavy metal, kadang ada disconya"
Aku ngangguk-ngangguk bingung mau komentar apa. Sementara yang lain berkomentar "Itu nyanyi apa sih, pusing". Kenapa aku ga pusing? Percaya deh, aku pernah di anterin pergi sama cowo yang nyetel lagu beginian keras-keras, dan aku fine-fine saja disaat orang lain menutup telinga, ngomel-ngomel lebih berisik dari teriakan vocalis. menurut aku heavy metal itu ekspresi kekesalan atau amarah seseorang, kalau yang protes dengerin lagu kaya gini, mungkin karena mereka punya pelampiasan lain kalau lagi marah. "May, ini papercraft buatan aku, aku bikin papercraft satu kota selebar kamar, ni fotonya ceritanya lagi tabrakan keretanya" Fatin ga mau kalah ikut pamer setelah Ian selesai menjelaskan pelajaran musik metalnya. "Iya, iya, bagus, aku belom pernah bikin sampai seserius itu!" . Yup, hobby dan ketertarikan kami para wanita dan lelaki memang berbeda.
Pernah di suatu sore pas lagi ngumpul, aku datang dengan kuku jari berwarna silver, habis manggung kemarin."Kamu ngapain sih tangannya dikutek-kutek gitu!" Alfi sewot. Dia emang paling sewot kalo ada cewe dandan, apalagi, bedakan, pake blush on. "Putih palsu tau, gak" katanya sambil nunjuk muka Ghia si anak design produk yang tak pernah melepaskan makeup dari wajahnya, hingga menobatkan makeup sebagai benda pertolongan pertamanya ketika mendapat masalah. "suka-suka orang dong!" kata Ghia membela diri. Benda koleksi juga termasuk perbedaan, kan? Senang kalao ada cowo menjelaskan barang koleksinya kepadaku, dari mulai lagu alternativenya radea, temen SMAku, papercraftnya Fathin, gundam punya Reksa dan kakaknya Dimas, sampai game. Mereka amaze sendiri melihat koleksi robot rakitan gundam berbagai tipe yang berjajar rapih di rak kamarku. "Kamu kan cewe, kok suka gundam?" kata Fathin nyeletuk disaat aku menjelaskan tentang gundam-gundam ini. Aku cuman bisa ketawa sambil bertanya dalam hati "Is that a weird things?" . Ian malah bingung lihat poster Need For Speed di salah satu dinding kamar. "kamu main NFS?"
"Semua, kecuali the Run karena baru di instal"
well aku bisa melihat ekspresi kaget dari raut mukanya. Aku memang cenderung lebih senang bergaul dengan laki-laki dibanding perempuan, seperti yang dari tadi kuceritakan, menurutku mereka mengasikan! Walaupun setengah dari ketertarikanku pada dunia harus diambil alih oleh hal-hal berbau maskulin, tapi aku jadikan semuanya sebagai suatu hal pembelajaran, aku jadi tau banyak tentang parkour dari Dimas, basket dari Alfi, tentang hewan dari Raka, Fathin dan Ian yang happy banget bercerita tentang musik.. Aku juga senang bisa bagian dari hidup mereka, orang yang mereka percaya untuk berbagi. Bagian menarik dari hidup, bukan?
Aku duduk di Tribun lapangan basket kampusku, menikmati angin dan suara gesekan tanaman bambu yang melenggak-lenggokkan batang tipisnya, mengikuti irama lagu yang keluar dari headset di telingaku. Aku membaca buku yang baru saja tadi kupinjam dari temanku. "Maya, dengerin cerita aku" kata Alfi sambil menidurkan kepala dengan rambut 2cmnya di pahaku. Aku menutup buku dan melepas headset dari telingaku. "Iya, aku dengerin"
20120814
Kertas-kertas Untuk Tanganku
Menggambar....suatu hal yang sudah mengalir dalam darahku sejak aku kecil... Aku memasang banyak mimpi melalui kemampuan dari tanganku ini... aku memasang banyak target... aku memasang banyak keinginan, sampai aku sendiri gak sadar seberapa tinggi aku berharap pada kemampuan ini... hingga suatu saat, sesuatu membangunkan aku, aku belum pantas berharap, aku belum pantas menjadi seorang pemimpi, atau bisa disebut, aku bukan pemimpi yang baik...mungkin juga hanya karena aku bukan anak yang beruntung...
Apapun alasannya itu, setelah ribuan kali menggambar demi impian yang hancur itu..setelah aku tau, ternyata aku gak seharusnya bermimpi tentang itu.. aku merasa jenuh.. sangat jenuh...tidak ada napsu untuk menggambil secarik kertas dan menggambarnya, tidak ada keinginan untuk menambah koleksi gambar... aku habiskan waktuku untuk bersenang-senang.. melupakan semuanya.. semuamuanyaa... sampai aku berharap kalau aku tidak pernah bermimpi...tidak usah bermimpi lagi...karena semuanya akan lain jalannya.. tidak akan sesuai harapan semula...
Sekarang aku harus membangun semua mimpiku dari awal, aku harus ingat, setelah ini, ketika akhirnya aku akan kuliah di tempat ini, aku akan menggambar, menggunakan tangan dan seluruh kemampuanku setiap hari. Akhirnya aku mencoba mengambil lagi secarik kertas lagi.. namun semua gak sesuai harapan. tanganku terasa kaku dan sulit bergerak...aku mencoba menggambar berkali-kali... hasilnya benar-benar buruk, menyedihkan, menjijikan.
INI BUKAN KARYAKU!
aku berteriak dalam hati, sambil merobek setiap kertas-kertas yang sudah aku gambar yang hasil gambarnya memang sangat mengerikan...akhirnya aku diam sejenak...sebentar saja.. menarik nafas.. lalu aku mencoba menggambar lagi.. kali ini hasinya lumayan.. tapi ini bukan aku! bukan aku! BUKAN AKU!!
aku tau kualitas gambar seperti apa yang bisa kubuat.. aku tau aku yang sebenarnya.. tapi aku benar-benar hilang, gak ada inspirasi, ga ada mimpi, bagaimana kalo yang aku lakukan hingga sekarang bukan segala yang aku inginkan ? bagaimana kalau, sebenarnya aku gak pantas ada di bidang ini? Tapi aku gak mungkin berhenti kan? gimana kecewanya nanti temen dan guru, apalagi kakek aku kalau tau hal ini terjadi padaku...
Aku menulis ini... sambil menangis... sambil berjanji.. apapun yang aku lakukan setelah ini, aku tidak akan menyerah walaupun aku akan letih mengeluarkan ribuan keluhan dan mendengar jutaan cacian dari orang lain tentang karyaku... aku masih tetap akan mendedikasikan milyaran kertas-kertas untuk tanganku.. dan membiarkannya menari lagi, seperti dulu lagi, seperti aku yang seharusnya, bebas, lepas...aku yang masa bodoh.. aku yang.. aku yang AKU.. !!!
Ya Allah... Tolong kasih petunjuk, maya yang dulu kemana? maya yang selalu menggambar sambil tersenyum... Ya Allah aku mau jadi maya yang itu... Aku janji aku gak kan nyerah, soalnya seluruh kemampuan ini dari Allah... jadi tolong bantu aku....lagi.... :'(
20120808
BUTUH SARAN RESEP BUKA PUASA?!
aku punya resep yang baru aja tadi siang di aku coba, dan ini hasilnya..
namanya adalah Floating Island, yang tadi sore baru kubuat, mau? bikin sendiri!!
mau resepnya?? klik disini
The Kids
-by mayachan-
Anak kecil... beberapa orang tidak begitu suka anak kecil, dan aku termasuk orang yang suka banget sama anak kecil, gimana pun mereka nyebelinnya, bentuknya seperti apapun, pokonya dimata aku mereka lucu dan menggemaskan... Anak kecil yang kumaksud adalah anak-anak 13 tahun ke bawah dengan kepolosan yang beraneka ragam... Jadi post yang satu ini akan membahas keanekaragaman hayati eh...mahluk Allah SWT yang satu ini yaitu anak kecil...
Begini ceritanya..
Suatu pagi, aku lupa kapan, mungkin sekitar sebulan yang lalu.. tiba-tiba sepupu kecilku dari Jakarta, Samiya, nge bbm... "May, maya kan suka jualan macem-macem, maya gabung ke grup ini aja, buat jualan macem-macem, ya? aku Invite ya May" ... brrt si handphone bergetar, ternyata notification buat masuk grup, aku accept aja...ternyata isinya....itu adalah grup jualan anak-anak yang mayoritas kelas 4 SD sementara aku udah kuliah... Ah, ini sih leave aja, paling cuman bikin berisik! Begitu pikirku awalnya.. Tapi aku mikir, bukanya jualan aku kebanyakkan emang buat anak kecil? Kenapa ngga dipasarin ke mereka? Akhirnya aku kirim beberapa foto berisi kreasi flanel milikku... yang memang buat kujual... gak nyampe 5 detik, respon anak-anak itu seperti piranha berebut mangsa...dan selama 4 minggu ini, aku hampir dapet untung 100ribu cuman buat pernak pernik geje doang! ada yang sekalinya beli sampe ratus ribu..ada yang cuman beli barang kecil-kecil tapi banyak...
WAU!
wawawawau...
Ada anak bernama Nayla, dia ini miss shoppingnya.. belinya banyaaaak banget... dan ini adalah salah satu percakapannku dengannya
Nayla : Aduh kakak, maaf ya, aku belinya banyak...abis buatan kaka lucu-lucu sih gak tahan, kata mama aku, aku boleh beli apapun yang aku mau..
Aku : oke
Dalam hatiku : kenapa kamu minta maaf kalau kamu sudah menjadi alat pencetak uang untukku, sayang? :)
Ada yang kalo beli, requestnya banyaaaaaak banget...namanya Alysa..tapi dipanggil Aleta, kok nama sama nama panggilannya beda jauh? ada sejarahnya :
Aku: Alysa? kok kamu bisa dipanggil Aleta gimana caranya? (aku iseng nanya)
Aleta : itu ada ceritanya kak
Aku : gimana?
Aleta : Panjang banget ceritanya, kaka yakin mau denger?
Aku : Sok cerita
Aleta : kan gini, pas kecil aku suka nonton teletubies, terus kan di perut teletibuiesnya suka ada bayi-bayi gitu, naah salah satu namanya Aleta, terus aku ngerengek ke mama, pengen pake nama itu buat panggilan, kata mama boleh, yaudah aku dipanggil Aleta
Aku : ._.
Dalam hatiku : sungguh sejarah yang sangat panjang, sangat-sangat panjang
Barang yang mereka jual, paling penghapus lucu-lucu, kalung, cincin, jam tangan...harganya berkisar 5000-100.000, aku gak teralu merhatiin barang jualan mereka... yang unik, ada handsanitizer glow in the dark, mahal.. 60rb..
DAN yang paling unik adalah, seorang anak bernama di samarkan, ngepost guci antik, seharga 50juta.. WOW!! WAAAAAAWW!! comment mahluk-mahluk sejenis piranha ini langsung bermunculan..
"ih, emang ada yang mau beli?"
"kalo warna pink aku mau"
"mahal yah 50 juta, padahal gitu doang"
"ini antik sih"
si penjual ngebales comment "ini jualannya mama aku"
seorang anak mengakhiri comment dengan "Please deh, jangan ngepost kayak ginian di tempat anak-anak! mending kamu bikin grup baru!, delete aja gambarnya"
setelah itu gambar guci antik 50 juta itu hilang dari peradaban...
Yaaa, anak-anak yang aku ceritakan di sini termasuk anak-anak yang beruntung, diberi fasilitas oleh orang tua, dapet bb sejak 4 tahun, beberapa ditambah iphone, ipad, dan i i lainnya.. tapi coba kita liat ke "bawah" boro-boro punya I , phone aja mungkin ga ada..5000 per hari aja udah alhamdulilah asal halal, lah dimata kita, 5000 jadi apa? seporsi makan aja belum kenyang, ongkos juga ga cukup, boro-boro bensin.. 5000 menurut mereka sangat mahal, seperti apa kah 5000 di mata kita? kalo di tambah 0nya satu? mungkin 0nya 5 baru berharga...tapi halal kah? supaya halal, ayo kita bantu temen-temen kita yang nggak mampu.. ini ada webnya rumah zakat:
http://www.rumahzakat.org
Satu lagi, setiap pembelanjaan di Metro di atas 500ribu, ada kesempatan buat temen-temen nyumbangin 50ribu buat orang tidak mampu, 4 hari sebelum lebaran,
Soo! buat apa lama-lama, dari manapun, lewat manapun, dan dalam bentuk apapun bantuan kita, bahkan doa sekalipun sangat membantu mereka yang membutuhkan.. :D terimakasih!
Selamat menunaikan ibadah puasa :D
20120731
Problems Sweet Problems
Hello everybody!! Jumpa lagi setelah lama gak nge post... :D Gimana Shaumnya pada lancar semua?? hohoho, puasa-puasa harus tetap semangat, sehat, dan bukan menjadi alasan untuk bermalas-malasan kan?
Melihat judul di atas, kawan-kawan yang baca pasti tau, post ini ga lebih dari sekedar keluhan dan curahan hati daku sebagai penulis... juga sebagai tempat sharing kalau-kalau ada yang tau bagaimana cara memecahkan masalah ini hehehe... *lumayan, ladang amal*
Sooo, sebenernya ini masalah lama yang muncul lagi, berawal karena aku yang kurang pengalaman dalam hal menyedihkan dan mental diri yang buruk.. yaa pokonya gitu deeh...
Aku mau tanya, kalian kalo sahabat kalian sedih pasti pengen ngehibur, pasti pengen ngebantuin kan? sekarang gimana kalo situasinya, si temen yang kamu bantuin itu, masalahnya cukup berat yang pokonya kalo kamu jadi dia, kamu aja belon tentu bisa nyelesein, terus saat ini kamu melihat temanmu terkapar begitu lemah tertimpa masalahnya...
Iyaa jadi gitu...yang aku alami sekarang... waktu dulu pernah kejadian.. sahabat aku nyaris ga lulus sekolah soalnya ga ada uang buat ngelunasin sekolahnya.. ayahnya harus ngebiayain 5 anak, 3 diantaranya lagi butuh uang..anak pertamanya sahabat aku yang mau kuliah ini..kalo ikut nyumbang uang, tabungan aku ga cukup, mau minta ke ortu ga enak juga... Sementara dia kesusahan aku cuman bisa sms "sabar yah.. kamu yang tabah, jangan sedih, kalo niat baik pasti ada jalan, blablabla" yaah geje laah... Walaupun saat ini akhirnya ada orang tua asuh yang mau ngebiayain dia, tapi tetep aja ada rasa gak puas..
"ooh, ternyata cuman segini kemampuan aku sebagai sahabat"
"ternyata aku cuman ngomong doang tapi ga berbuat apa"
"Iya, aku udah usaha buat cari uang buat dia dengan jualan ini itu, tapi nyatanya ga berhasil"
"Aku bersyukur semua biaya itu udah lunas, tapi aku sahabat yang katanya paling dipercaya sama dia, yang cuman bisa ngomong doang"
Gitu pikir aku ke diri aku sendiri...
Ya udah aja.. lewat masalah itu berlalu...sekarang, baru tadi pagi, sahabat aku putus..kalo ngerasain itu aku juga udah pernah, tapi pas dulu juga masalahnya aku ga ngelewatin itu dengan mulus... berjam-jam abis putus cuman bisa diem, sholat, berdoa, diem lagi, ngeliatin sms aku yang minta putus berulang kali sambil mikir
"Ya Allah, aku ngelukain orang yang aku sayang"
"Ya Allah ini salah atau bener?"
"Ya Allah aku udah gatahan sama sifat buruk dia dan ga bisa ngejalanin komitmen sama dia, tapi kenapa berat bilang pisah.. sebenernya ini keputusan yang tepat bukan.."
"Aku salah.. eh, ngga ding gapapa kali"
Dan semua pikiran itu berulang-ulang muteeer terus ga berenti-berenti..sampe kesel, malah nyalahin orang padahal yang salah diri sendiri, akhirnya dia ninggalin move on, malah aku yang belom move on.. sampe 20 bulan kemudian...
Sekarang temen aku yang ada di posisi itu, aku aja ga beres, mau ngehibur apa? harus ngomong apa ini? harus bertindak apa? temen aku yang satu lagi nanya, si Aisya "ya may, pas kamu putus dulu, kamu pengennya dihibur gimana?" aku diem... aku malah jawab "boro-boro pengen dihibur, sya... pengennya balikan =)) #PLAK"
Walaupun akhirnya si sahabat aku yang galau ini berusaha kuat dan menghibur diri sampe bikin aku senyum juga...ngerasa puas ga sih sebagai temen? Ngeliat dia bales sms auranya lesu, nulis status galau semua, ngebales comment sama retweet malah aku yang ikutan bad mood da bingung harus gimana...
Yaa.. jadi gitu.. ceritanya.. keluhan saya bulan ini D: ...
Selamat puasa deh kawan-kawan semua, jaga asupan gizi, supaya tetap semangat dan energik di bulan puasa, hindari makanan yang sulit dicerna saat saur, hindari yang berlemat juga, banyak makan buah, banyak minum, minimal 13 gelas sehari buat menghindari dehidrasi...buka puasa jangan sembari balas dendam =)) sedikit-sedikit tapi berarti, jangan lupa taraweh dan perbanyak amal lainnya..
bye bye :D Assalamualaikum!
20120714
Home Sweet Home
PRANG CRANG CESSS CENG CENG, AAA AMBILIN TEPUNG, ETA DI TUANG TERIGU, ETA KADE KABEL, ADUH PANAS!! NGIIIINNNGGG,
Suara-suara bising itu sudah mulai terdengar sejak jam 3 pagi. Sejak aku bayi, kejadian ini tidak pernah terjadi kecuali hari minggu..Suara-suara mesin, tawa banyak orang, dan kesibukan pagi hari, semua dimulai dari jam 3 pagi.. Yup itulah rumahku, yang rangkap dengan toko roti milik Almarhum nenekku tersayang... Bayangkan betapa ramenya pagi hari di sebuah toko roti berpegawai sekitar 20 orangan ini, dengan karakter pekerja yang berbeda.. Ada Mang Aji, kerjanya kaya robot..muter-muter doang tanpa suara, istrinya juga kerja di sini, Mba Tati namanya, beda jauh sama Mang Aji, Mba Tati itu cerewet banget!! Ada lagi Mba Puji, sama Mba Wiji, mereka jarang ngomong, tapi sekalinya ngomong suaranya "AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA" melengking D: ... dan banyak lagi... Salah satunya yang cerita hidupnya cukup menarik adalah Mba Ian, anak tetangganya entah di sengaja atau tanpa disengaja hamil di luar nikah, lalu kabur meninggalkan anaknya di rumah Mba Ian, akhirnya Mba Ian memutuskan untuk mengangkat anak itu sebagai anak.. tapi oh tapi, setelah 3 bulan, tiba-tiba terdeteksilah bahwa anak ini menderita sebuah penyakit gen, Thalasemia...Tau kah kau kawan, thalasemia adalah penyakit gen yang sangat mengerikan, penderitanya tidak akan menikmati hidup indah, serba terbatas, tak kan pernah tidur nyenyak, selalu dibayangi pertanyaan "besok aku mati tidak yah?" karena penderitanya berumur cenderung pendek... Well she keep adopting that kids until now, and become a really good mother.. :)
Beda lagi dengan rumahnya Ami-chan di Tasik sana...dia bercerita kemarin, "kalau lagi hujan, dapur itu bisa jadi kolam ikan dadakan :D yah kira-kira semata kaki soalnya atapnya rusak, kalo beres hujan, kami sekeluarga bersih-bersih sama-sama, Wah Rame lah pokoknya ^^" ceritanya di chatting.. waauuu, bagaimana sebuah ketidak sempurnaan bisa menjadi bibit kebersamaan dan kekompakkan sebuah keluarga? Itu juga yang terjadi di rumah si Awe, rumah sederhana yang tak begitu luas itu siap menerima tamu-tamu mereka dengan ramah..."Eeehh maya apa kabaar?!" sapa mamanya Awe dengan penuh semangat. "Maay! aku mau cerita! jadi kemaren si Mr.Why tuh yah...aduuh udah deh ntar aja di atas, tuh ada dika (adenya) sama si papah, PAAH INI MAYAA!!!" sambutnya dengan kata-kata tanpa spasi dalam satu tarikan napas. "Maya, kamu harus selalu jaga kesehatan, kamu kan asma, kamu jangan makan yang dingin-dingin, kemana-mana pake jaket, hawa sekarang itu gak baik..jangan jajan sembarangan, ntar kaya awe sakit-sakitan!" , "IIIHHH PAPAH AKU CUMAN JAJAN SEDIKIT" begitulah sambutan hangat dari rumah Awe..Awe itu orangnya sederhana sekali dan gak termasuk orang kaya, soalnya awe sama adenya suka sakit-sakitan..tapi baiiiikk semua anggota keluarganya! termasuk dia :D
Beda lagi sama temen SD aku si Tama, Ayahnya arsitek, rumahnya kayak rumah Jepang, soalnya ayahnya emang pernah sekolah di Jepang kalo gak salah...jadi setengah ruangannya kebuka..setengah lagi ketutup, tangganya gak ada pegangannya D: .. beberapa tembok didesign hanya semen dan ga di cat, tapi jadinya bagus! Dan dikombinasiin sama kayu-kayu dengan warna muda, asik banget laah!! furniturenya warnanya kalo gak biru, ijo, krem, jadi ruangan tuh seger pokoknya..:D Baru tadi siang ini aku dateng ke rumah setengah istana... GEDEEEEEEEEEEEE BANGET!!! sampe tingkatnya ada kali 5, tapi ke bawah, terus ada saung sama tamannya luas, ada lele juga...konsep rumahnya, rumah khusus ngariung.. Ruangannya besar-besar.. meja ditaro dipinggir, sisanya karpet, kalo di terasnya pake meja kaca sama kursi rotan, viewnya Bandung dari atas!! waauuu!! :D
hmm.. kenapa sih orang mau merogoh kocek hanya untuk memperindah rumah? Soalnya mereka pengen, rumah itu jadi sebuah tempat yang paling nyaman untuk pulang, untuk mengukir memory, sesuai dengan kemauan dan karakter penghuninya...
Pasti ada satu tempat yang paling di sukai di sebuah rumah, aku pribadi paling suka sama spot paling bergaya europe di rumahku, yaitu area piano..tembok bata, ditambah rak kayu berisi foto dan hiasan, di atasnya tiba-tiba terpasang sebuah lampu bergaya klasik...main piano di situ tuh paling asik deh! kalo jam 3 sorean, tempat itu sepiiii banget! asik deh! spot kedua, ya pasti kamar doong! hahaha D:
Suka duka menerima tamu, banyaaaak!! dari aku sd mama emang lebih seneng temen main ke rumah aku, dari pada aku ke rumah temen, makanyaaaa...kejadiannya pun banyak!! pernah buat siap" pagelaran, foto booklet, sama tugas" lain, temen sekelas, 46 orang semuanya main ke rumah! bayangkan betapa sempitnya rumahku saat itu! yang satu main piano, 7 orang sisanya nyanyi, 2 orang nyalain keyboard, yang satu lagi main gitar, terus ada yang nyanyi lagi, yang lain ada yang main gitar di kamar mandi, ada yg sholat di kamer ade, kamer aku sendiri? dibajak buat tempat tidur sama tempat curhat, boneka-bonekaku beterbangan, bantal di bawah, banyak tas dimana-mana! D: Prang! gelas satu pecah! PRAANG! gelas ke dua ikut pecah, makanan berserakan, dan sumpah! ini suasana paling mengasikan di rumah.. terus dulu temen seband aku bilang "rumah yang gak mungkin dijadiin basecamp itu ya rumah si maya, soalnya jauh!" EEIITTSS! nyatanya kebalik man! Kalo mau latian pasti brifingan di rumah, aku main di piano, keyboard pake sound drum, jadi drum dadakan, sisanya bawa gitar dan bass sendiri...mendadak jadi studio band! Pernah juga buat latihan pagelaran, kita latihan olah suara.. AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA teriakan keras itu berasal dari mulut 20 orangan...
Banyak lagi cerita-cerita yang ada di rumah ini,.. gimana dengan rumah kalian?? Seperti apapun rumah kalian, bersyukurlah padanya karena bisa selalu menjadi tempatmu untuk pulang.. :D
20120707
Magic Bag And Magic Cookies
I have 2 passion, two of many reason to live my life.. 2 things special ... Draw and Music...
Aku selalu mencoba menjadi yang terbaik di kedua bidang itu, karena hanya itu yang aku bisa...math? dont ask me...physics...just kill me!!
Dari dua passion itu, bercabang lagi banyak mimpi di dalamnya...salah satunya mendapat pengajaran yang terbaik untuk kedua bidang itu... Tapi apa daya ketika tempat belajar yang kuinginkan menolakku mentah-mentah untuk bergabung dalam institusi mereka...
Kau tau kawan, saat membuka web SNMPTN, lalu mendapat jawaban yang tidak kuinginkan, beberapa saat aku hanya termenung, diam, menatap tak percaya, ternyata hanya seperti ini buah hasil usahaku bertahun-tahun..ketika aku memulai semuanya di umur 4 tahun, baik menggambar dan musik, kebetulan bermain piano.. and never stop...ternyata aku teralu arogant, seolah hanya aku yang hidup di dunia ini.. ternyata Allah berkata aku tak pantas berada di tempat itu.. Tapi 1 yang selalu aku tau, ini rencana Allah dan rencana Allah itu yang terbaik kan kawan?
Aku berjalan dengan lunglai ke kamar setelah mematikan komputer, teman-teman riuh menanyakan bagaimana hasil snmptnku, tak semua kubalas, hanya orang-orang yang aku mau saja, karena saat itu aku egois, aku berkata "mereka kan gak tau rasanya jadi aku?". Anak-anak yang lulus terbang melayang semakin jauh diangkasa, bertanya-tanya, "Siapa yang sekampus denganku?" di akun twitter, begitu juga bbm..
Ponselku bergetar begitu sering hingga membuatku pusing. getarnya kumatikan sementara tapi ponsel kubiarkan menyala..saat aku menangis dan benar-benar ada di bawah, tiba-tiba aku mendapatkan bbm yang tak kuharapkan... sepupu-sepupuku di jakarta sana... aku benar-benar malu pada mereka yang masih kecil, ternyata aku tidak bisa baik dimata mereka! begitu pikirku. terlebih lagi salah satu dari mereka bercita-cita sama denganku! menjadi seorang designer interior!
mereka : Gimana maya?
aku : ga keterima :)
mereka : yang sabar ya maya ;) *hug
aku : iya :) maaf ga bisa bikin kalian bangga
zahra : Gpp ko may kan bisa di Itenas, yg penting maya udah usaha
aku : Iyaa makasih sayang ^^
zahra : Keeemmbbaaaliiii Mayaaaa kuuu sayaaaaaang
samiya : yg penting kan hasil karya-karya designer interior mazaya yazid
aku : :) *sambil bercucur air mata*
samiya : pokoknya may dimana aja maya kita tetep bangga... yang penting hasil akhirnya maya jadi designer interior terkenal.. Amin!
samiya : N bisa ajarin aku
samiya : aku nanti di itenas juga :)
aku : Makasih! jangan miya, kamu yang harus di ITB :)
setelah itu, aku menangis cukup lama, tapi bukan tangis kesedihan, aku tersenyum sambil menangis!
tak lama kemudian, teman sebangkuku selama 2 tahun ini menghubungi, aku menjawab sebisanya karena masih menangis... aku mendengar getaran di suaranya juga... "maya udah nangisnya..." telefon di tutup, aku mulai lebih tenang...aku mulai berani membuka chat dari orang-orang.. walaupun belum semua..
yang pertama pati, karena bahasanya yang konyol dan songong, lama-lama aku mulai terhibur :D aku mulai melihat chat di FB, ada dari Zahid
Zahid : May, aku kelaut
Aku : Aku ke sungai, nanti di muara kita ketemu yah
Zahid : Iya
Aku : jangan lupa bawa dvd gundam di muara nanti
lalu dari Adit,
Adit : gimana fsrd may?
aku : :) *geleng-geleng*, bapak FTMD apa kabar?
Adit : meninggal
aku : Innalilahi kapan dimakaminnya?
Adit : dikremasi
aku : oke, nanti kalo ada sisa minyak sama korek bagi yah, gedung timur ada yang perlu dikremasi juga
bercandaan-bercandaan konyol mulai membuatku tersenyum..aku mulai mencoba menghubungi sahabat-sahabat dekatku.. dimulai dari aisya yang akhirnya tak membalas sms... lalu alfa ...alfa yang sama-sama ingin masuk FSRD terlihat terpukul dan banyak pikiran, aku mencoba menyemangatinya, dari situ aku berpikir, inilah saat aku harus menyemangati sahabat-sahabatku yang senasib denganku! aku harus bisa jadi kuat untuk orang-orang yang aku sayang! aku mencoba menyemangatinya namun gagal, dia memilih untuk tenang sejenak, menghilang dari peradaban.. Setelah itu aku memilih untuk menghubungi Afif, man! dia keterimaa XD senang dan bangga juga melihat teman seperjuangan berhasil! Ya! aku tau aku gagal tapi aku tak mau sahabatku yang satu ini tau aku pipi dan mataku sedang basah... yang aku ingat, dan menjadi inspirasi aku saat itu, dia bilang "Better try next time :) jangan nangis ya :)" aku tersenyum sambil mencoba menahan air mataku yang jatuh untuk kesekian kalinya sambil menangguk pelan mengiyakan "Ya! setelah ini aku tak akan menangis!"
Tidak sabar, aku mencoba menghubungi aisya lagi... dan ternyata senasib denganku, gak mausk kemana-mana :) tapi terlihat sudah jauh lebih tenang dari aku, kita ngobrol lama ngalor ngidul gak jelas, dari ngomongin J-fest Kizaru di Lottemart Citylink..jin botol..tempat karaoke yang banyak lagu vocaloidnya..hingga kami letih...
Pembicaraan selesai, namun tidak dengan pikiranku yang masih ingin membangun semangat mereka, terutama Alfa dan Aisya karena besoknya kami akan bertemu.. untuk Alfa, aku membuatkan sebuah magic bag warna hitam, untuk aisya kubuatkan cookie bag dengan 3 cookies keberuntungan, caranya hanya memasukan kertas" kecil impian kedalamnya, supaya kalau mereka down lagi, mereka bisa membukanya dan mengingat mimpi apa yang mereka mau..
Aku juga punya, sebuah buku berisi segala curahan hati, kuberi nama mora, dari memorabilia... tapi sumber semangatku adalah kalian, sahabat dan saudaraku tersayang, yang siap membuatku bangkit kapanpun itu...
Special thanks for mom and dad, sorry i can't make you proud, my cousin, Samiya, Zahra, Inayah, buat selalu ada bikin maya senyum, nemenin hari-hari kosong, outbond, iceskating, banyak lah, makasih pokoknya!, sahabat-sahabatku, Dhila, di Kyoto sana, jangan nyasar lagi ya mba!, Delia, maaf gak sekampus, sukses SITHnya!,Putri teman seperjuangan semasa SMP yang berjuang bersama lagi di Vilmer, rambut gimbal kang batara apa kabar? Ghianda ati" di Paris ntar, Yasmin, Fadhiel, Apung, Eca, Vitri, Andre dan teman-teman SOMAY lain! terus temen-temen SMA, Aisya dan Tio, yang selalu sama-sama kemana-mana , tapi masa gagal barengan?! bangkitin semangat juga harus barengan! Indri, masih ada kesempatan, pati, male, si anak unpar, pas nginep ntar rumah aing tong dibakar! Radea jamband si kutu kupret, Digun, gun, tempat lain masih ada yang mau nerima maneh!, my ex Dimbul kukang kambing! man, ikuti jalur kakakmu, harus berhasil ke Jepang! semangat kamu bikin aku juara manga 2 kali! Pika, temen sebangkuku tersayang! jadi guru yang baik! anak" @sciefive dan Diamond'12..yang keterima di PTN pilihan, selamat, selalu sukses, jangan lupa beli BARITON.. Guru" selama SMP dan SMA, Bu Ati, Bu Evi, Pa Acep, Pa Anshor, Pa Widi, Pa Edi, Pa Doddy, jaga ade aku di Salman, Bu Entin, Bu Rina, Bu tri, Pa ginting kue ultah bapa saya yang bikin loh!, Bu Menuk! Pa beben, Bapak Gundam pa Cancan, Bu Lubis, kapan kita nge jam bareng? lagu Queen minta dinyanyiin sama ibu, tapi jangan Bohemian Rhapsody, susah pianonya :P , dan guru-guru lainnya, banyak banget..
Band aku! SOUL Soung fOr yoUr Life..bujal selamat SITHnya! Reksa tetap semangat menjari ahli planologi, Josi, Daiyan, Pepey, steve ntar sulap lagi di rumah aku!, doni, tong monyong wae! Special thanks for Arga and Kang John, maaf gak bisa banggain kalian, papih arga, aku gak bisa jadi bapak polwan! aku juga ga punya anjing bernama kucing, ayahku tetap pelihara anaconda di celana , namun anjing! ku tak mencintaimu...
Temen-temen Vilmer, selamat yg keterima ITBnya! Ija, atik, jiwa, miki, afif, ya banyak deeh.. yg senasib sama aku jangan sedih! para Suhu, kang alga, kang gilang, mas oki, mas oco, para anggota serikat The Panas Dalam, kang erwin, ayah pidi, dan yang lain..maaf gak bisa banggain kalian :') Para asisten, teteh-teteh, kang batara, terus nenek, aah bayak! sama Vilmer'11 teh ika, maaf aku ga jadi anak buah teh ika, Ka adit, Ka idam, Teh Rahmi, kalian mendapat junior baru yg empuk untuk di bully..
Trus, lain-lain, Rahmi sama Jun di tasik, tetap semangat! Alfa, tong galau! jinnynya udah aman di rumah! makasih lagu Blind Pilotnya, aku suka banget! Afif makasih juga the Who dan vocaloid, hardisknya afif, makasih udah rela di grepe dan di bajak! kamu diharkosin mahluk 3D tapi ITB ga ngeharkosin kamu fif! Caca, bonekaku yang ga berenti nyanyi sepanjang malam untuk mamanya, Jinny di Voodoo makasih udah bantu aku :) Sapinya afif jangan nakal, onigiri dan onigiri man! Thanks for all your suport, maaf kalo namanya gak ketulis, kebanyakkan soalnya! And special thanks to my GOD Allah SWT for teach me to live my greatfull life, keep smile, maaf aku cengeng nangis terus Ya Allah >w<
20120704
Dilema Macaroon
Suatu hari aku pergi ke sebuah toko kue ternama di Paris yang aku lupa namanya. Didalam sana dijual banyak sekali makanan, terutama yang manis, dan minum teh di sore hari. Aku memang pecinta kue dan pecinta makanan manis. Aku suka mini cake, dan aku juga suka opera cake, apalagi kalau disajikan bersama Earl Grey Tea, atau darjeling, bisa juga Lemon grass kesukaanku. Dan tak kalah enak jika disandingkan dengan susu hangat dengan cream di atasnya.
Sore itu aku membeli secangkir susu hangat, dan beberapa mini cake. Memang saat itu uangku sangat terbatas, tapi aku ingin membeli makanan lagi, yang tidak boleh dilewatkan sang pecinta makanan manis layaknya aku.
Macaroon...warna-warni macaroon yang berjajar rapih di etalase membuat air liurku mengalir deras di dalam mulut, warna menarik itu membuat lidahku ingin mencicipi manisnya makanan semacam coockie yang akan lebur di mulut, berbaur dengan isinya yang berbeda dan bermacam-macam.
Karena keterbatasan uang, aku berencana membeli 3 saja, aku pilih satu rasa yang tak mungkin aku tak suka yaitu strawberry, lalu rasa coklat..
Aku tertarik dengan macaroon rasa lemon, yang saat itu hanya tinggal satu buah saja,dan membuat aku sangat penasaran akan rasanya. Tapi di satu sisi macaroon rasa tiramisu memanggil-manggil namaku juga, membayangkan rasa tiramisu di campur teh itu sangat menyenangkan. Tapi tetap saja macaroon rasa lemon itu benar-benar menggiurkan untuk kubeli!
Seorang wanita menggunakan dress merah dan heels tinggi membuat aku terlihat sangat pendek di sebelahnya. Dengan angkuh wanita itu membeli macaroon rasa lemon yang tinggal satu itu. Aku hanya bisa terpaku menatap etalase melihat senyuman manis dari macaroon rasa tiramisu. Aku teralu lama memilih hingga aku sadar yang kuinginkan benar-benar tak bisa kudapat... Dengan berat hati aku memilih macaroon rasa tiramisu. Membayar seluruh makananku, lalu membawa mereka menggunakan baki, dan duduk di tempat yang paling dekat dengan kaca jendela sambil merenungi kejadian tadi.
Kadang ketika kita tidak mendapat yang kita inginkan, akan ada gantinya agar kita bisa melihat sisi positif dari sebuah kegagalan. Aku memang gagal mendapat macaroon lemon, tapi aku punya macaroon tiramisu. Tapi saat kumakan macaroon tiramisu...rasanya aku sangat menyesal tidak memilih yang lemon. Aku benar-benar penasaran dengan macaroon rasa lemon itu...
Cerpen yang aneh dari saya, tapi sebenarnya ada maksud di balik cerita ini, it you know what i mean... =))
20120626
quotes
20120623
Kusen Jendela Memikirkan Kawannya
Dia duduk di kusen jendela malam itu...
Sambil melihat ke atas, langit malam, mencari-cari mana bintang yang masih mau menatap wajah sendunya di malam yang dingin..
Dia mencoba menghindari dingin, dengan menutup telinganya ..dingin itu tidak akan hilang, kok! Walaupun dia mencoba menaikan kerah baju dan merapatkan syal...
Sayup-sayup terdengar suara banyak orang dari belakangnya..teman-temannya yang riuh, tapi tidak terdengar berisik, kok! Malah sepi...
Sesuatu mengelus telinga..menyusuri pipi, dan rambutnya.. terasa lembut dan menggelitik.. ternyata itu bukan apa-apa, kok! hanya sekedar angin lewat..
Lalu, lalu?? Ada apa lagi malam itu? Bersama siapa dia saat itu?
Ada beberapa kenangan pahit, lalu kenangan menyenangkan yang menemaninya malam itu, juga cerita-cerita lama, dan suara tawa..serta suara sedih dan linangan air mata..
Bayang-bayang menampilkan memory-memory yang tak bisa di ubah dan sudah ditulis dalam jurnal menggunakan bolpoin.. walaupun beberapa menghasilkan cerita sedih dan penuh penyesalan, namun sudah terlambat untuk diedit, karena halaman selanjutnya perlu di isi lagi, dan di isi terus dengan memory dan gambar tempel lain dan juga cerita lain...
Dia duduk di kusen jendela malam itu...
Beranjak turun lalu menutup jendela itu..
Dia berdiri menatap keluar jendela, lalu bertanya dalam hati "setelah ini, akan bagaimana kelanjutan ceritanya?"
20120621
Need More Time!
Sekali lagi sodara-sodaraaaa.. sayaaa galau -_-
Tau kah anda rasanya ketika anda tidak ingin melihat atau bertemu atau mengingat seseorang, tapi orang itu malah ada di situ!!! Membangkitkan kenangan-kenangan yang tak ingin kuingat karena sejujurnya aku sempat lupa! aku sempat senang! kenapa kembali begini lagi?!
20120619
Separate
Tadi aku nanya ke temen aku namanya Alfa...
Maya : Alfa, kalo kamu ga keterima di FSRD ITB kamu mau kuliah dimana?
Alfa : Di Al-Azhar
Maya : Itu dimana?
Alfa : Jakarta
Maya : Kenapa ga di Bandung?
Alfa : yaa, terserah dong, masalah buat loh ?
Maya : ngga deh -_____- sok sanah.. di pluto juga boleh :P weee *merong*
Ga gitu sih pembicaraannya.. tapi yah kurang lebih gitu..
Abis pembicaraan aku mood aku tiba-tiba ilang pergi entah kemana..
Terus aku bengong ngeliatin pembicaraan itu... oh iya yah,, aku temennya banyak.. tapi ini misahnya lebih dari kaya pas smp ke sma, beda sama sekedar naik kelas...
Akhirnya masing-masing sahabat aku dan aku juga memilih ke tempat yang sesuai pilihan hatinya dan hatiku..walaupun jauh dari temen sama keluarga...
Sahabat aku ada yang ke Jepang, ada yang ke Prancis.. Ada yang kalo ga keterima di Bandung sekolahnya pindah ke Padang , ke Jakarta lagi kaya Alfa, ke Solo juga ada...
Lama-lama semuanya makin jauh dari masa lalu, berlari ke arah berlainan layaknya mobil-mobil diperempatan yang belok ke 4 arah berlainan.. cuman perempatan didunia jalurnya lebih dari 4... nanti-nantinya semakin tua umur kita..semakin jauh kita pisahnya sampai beda alam.. lama-lama kita yang ngerasain ada di alam itu dan berpisah sama yang di bumi..
Mungkin ini effect hingga umur segini, sedikit dari anggota keluarga dan orang terdekat aku yang meninggal..pacaran dan ngerasain putus pun baru sekali.. makanya rasanya takut banget yang namanya kehilangan..takut sama kematian itu sendiri walaupun pasti datang..mungkin egois juga karena gamau diambil segala yang kita sayang.. padahal ada waktunya kita ketemu, sama ada waktunya kita misah..
Dunia itu luas sekali yah kawan...aku cuman berharap..dimana pun kita nanti..jangan ada yang lupain aku yah..soalnya aku juga ga kan lupain kalian... :'(













